Pengertian, Fungsi Kuesioner dan Cara Membuatnya

pengertian dan fungsi kuesioner

Fungsi Kuesioner – Salah satu aspek penting dari suatu penelitian adalah data yang dikumpulkan dari hasil kuesioner yang disebarkan kepada responden.

Pada dasarnya, kuesioner merupakan daftar pertanyaan yang bertujuan untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam suatu penelitian.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan diulas secara lengkap mengenai pengertian, fungsi kuesioner dan cara membuatnya.

Pengertian Kuesioner

pengertian kuesioner
sumberpengertian.id

Kuesioner atau yang juga dikenal dengan sebutan angket adalah daftar pertanyaan yang harus dijawab oleh setiap responden yang dituju.

Kuesioner bisa dijadikan sebagai sarana untuk mengumpulkan informasi tentang beragam hal dari responden, baik itu informasi mengenai perilaku, karakteristik, keyakinan hingga sikap responden terhadap kuesioner yang diterimanya tersebut.

Selain sebagai metode untuk mengumpulkan data, kuesioner juga dapat dijadikan sebagai alat memandu wawancara. Menggunakan kuesioner pada saat wawancara akan membuat proses wawancara berlangsung lebih teratur.

Hal tersebut disebabkan karena, dengan menggunakan kuesioner maka Anda bisa mengetahui kerangka pertanyaan yang tepat untuk ditanyakan pada responden.

Fungsi Kuesioner

fungsi kuesioner
dosensosiologi.com

Setiap metode yang memudahkan proses penelitian tentu memiliki fungsi tertentu, nah untuk kuesioner itu sendiri termasuk banyak fungsinya, diantaranya seperti berikut ini.

  1. Metode untuk Mengumpulkan Data

Dalam penelitian sosial memang ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk mengumpulkan data, namun yang paling lazim digunakan adalah kuesioner. Mengumpulkan data dengan cara kuesioner ini akan membuat peneliti lebih mudah dalam mengelompokkan informasi yang akan digunakan sebagai bahan dasar penyusunan catatan permanen penelitian yang dilakukannya.

  1. Alat Ukur Variabel Penelitian

Kuesioner juga berfungsi untuk membedakan alat pengukur data lain sehingga yang akan masuk ke penelitian hanyalah data yang memang sesuai dengan variabel yang masuk ke dalam ruang lingkup penelitian saja.

  1. Menjamin Validitas Informasi yang Didapatkan dari Metode Pengumpulan Data Lainnya

Kuesioner juga bisa membantu peneliti untuk bisa mendapatkan informasi yang valid dari metode pengumpulan data lainnya yang sebelumnya mungkin telah dilakukan peneliti sebagai metode pembanding

  1. Pembuatan Evaluasi Program Bimbingan

Selain itu mengumpulkan data, kuesioner bisa digunakan pula sebagai bahan evaluasi terhadap suatu program yang telah dilakukan. Hal tersebut akan memudahkan Anda untuk mengetahui seperti apa tanggapan dari orang-orang yang mengikuti program tersebut.

  1. Mengumpulkan Pendapat dari Responden

Kuesioner juga berfungsi sebagai sarana yang memudahkan Anda sebagai peneliti untuk mengetahui apa saja pendapat dari orang-orang yang menjadi responden kuesioner tersebut.

Cara Membuat Kuesioner Yang Baik

membuat kuesioner
moondoggiesmusic.com

Sebelum membuat kuesioner Anda perlu mengetahui syarat apa saja yang perlu dilakukan agar kuesioner yang Anda buat itu bisa lebih mudah dipahami oleh responden sehingga Anda pun akan bisa mendapatkan hasil kuesioner yang sesuai dengan harapan. Setidaknya ada tiga syarat utama pembuatan kuesioner yang perlu diperhatikan:

Syarat pertama adalah pertanyaan yang diberikan harus jelas dan mudah dipahami (tidak multitafsir),  selain itu, Anda juga perlu lebih banyak membaca jurnal penelitian dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sedangkan untuk syarat ketiga terkait dengan pemilihan waktu yang tepat utuk memberikan kuesioner, jangan sampai Anda mengganggu responden.

Setelah mengetahui syarat pembuatan kuesioner, baru Anda melakukan beberapa langkah membuat kuesioner berikut ini:

  • Langkah pertama adalah menentukan tujuan dari penggunaan kuesioner tersebut
  • Kemudian lanjutkan dengan membuat kisi-kisi kuesioner, meliputi indikator serta berapa banyak pertanyaan yang akan dibuat
  • Selanjutnya tentukan bentuk kuesioner dan kemudian baru Anda membuat pertanyaan dalam bentuk pilihan ganda dan juga skornya.

Mempelajari fungsi kuesioner dan bagaimana cara membuatnya akan membuat Anda bisa lebih mudah dalam menentukan seperti apa bentuk dari kuesioner yang akan dibuat.

Mengumpulkan data dengan metode pengambilan kuesioner dari responden akan bisa membuat penelitian yang dilakukan lebih terjamin validitas informasi dari penelitian tersebut.

Manfaat Daun Kelor

manfaat daun kelor

Penggunaan daun kelor di kalangan masyarakat serinng ditemukan pada ritual tertentu ataupun campuran ramuan tradisional yang berfungsi sebagai obat. Akan tetapi, ternyata daun kelor tidak hanya dapat digunakan untuk keduanya saja, melainkan masih banyak manfaat daun kelor lainnya yang telah diteliti secara ilmiah.

Daun yang mempunyai nama lain moringa ini sejak dulu dipercaya mampu membantu untuk menjaga kadar gula darah dan mempunyai kandungan antioksidan yang sangat tinggi.

Tidak hanya itu saja, kandungan nutrisi yang terdapat pada daun kelor juga sangat banyak dan bermanfaat bagi tubuh.

Daun ini memang kerap menjadi komponen pelengkap pada ramuan obat-obatan tradisional dan terkenal baik untuk kesehatan.

Manfaat daun kelor bagi kesehatan bukan hanya sekadar mitos belaka karena memang faktanya daun ini memiliki banyak sekali khasiat sehingga banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

Manfaat Daun Kelor

manfaat daun kelor
joglosemarnews.com

Adapun beberapa manfaat yang ada pada daun kelor dan berkhasiat bagi kesehatan tubuh antara lain adalah.

  1. Memberi Nutrisi bagi Tubuh

Salah satu manfaat utama yang ada pada daun kelor tentu saja adalah memberi nutrisi bagi tubuh. Kandungan vitamin dan mineral yang terdapat pada daun kelor sangat baik bagi tubuh.

  1. Kaya akan Antioksidan

Adanya kandungan antioksidan pada daun kelor ini berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas dan juga dapat meminimalisir munculnya risiko penyakit diabetes melitus dan jantung.

  1. Menurunkan Kolesterol

Manfaat lain dari daun kelor adalah menurunkan kolesterol yang efeknya setara dengan Anda mengonsumsi oats dan almond secara rutin.

  1. Meminimalisir Risiko Kanker

Daun kelor memiliki kemampuan untuk memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker yang ada di dalam tubuh. Jadi, dapat dikatakan jika mengonsumsi daun kelor dapat meminimalisir risiko kanker.

  1. Mencegah Anemia

Kandungan zat besi pada daun kelor yang cukup tinggi dinilai mampu mencegah anemia. Akan tetapi, belum banyak penelitian yang membahas mengenai hal ini.

  1. Meningkatkan Daya Ingat

Tidak hanya baik bagi kesehatan, daun kelor juga bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat. Adanya kandungan antioksidan dan zat-zat kimia lainnya diyakini mampu meredakan stress serta peradangan yang terjadi di otak. Oleh karena itulah, daun kelor bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat.

Cara Mengolah Daun Kelor Menjadi Teh

manfaat daun kelor
doktersehat.com

Setelah mengetahui beragam manfaat daun kelor, tentu Anda akan penasaran bagimana cara mengolah daun tersebut supaya dapat dikonsumsi. Berikut ini adalah cara mengolah daun kelor menjadi teh.

  1. Petik daun kelor segar dan masih mudah secukupnya. Kemudian rendam di dalam air bersih hingga semua kotorannya terangkat.
  2. Selanjutnya keringkan daun kelor dan letakkan di nampan. Usahakan untuk tidak meletakkannya di bawah sinar matahari secara langsung karena dapat merusak kandungan gizi pada daun kelor.
  3. Apabila sudah kering, tumbuk atau blender daun kelor hingga menjadi bubuk halus. Lalu simpan di wadah khusus dan berada di tempat sejuk.
  4. Jika Anda ingin membuat teh, maka Anda dapat mengambil satu hingga dua sendok makan daun kelor yang telah ditumbuk tadi dan seduh dengan air panas. Bagi Anda yang ingin menambah rasa manis, maka sebaiknya tambahkan madu dan jangan menggunakan gula. Segera habiskan teh yang telah diseduh.

Itulah penjelasan mengenai manfaat daun kelor dan juga cara mengolah daun kelor menjadi teh yang dapat dikonsumsi secara rutin sebagai salah satu cara pengobatan alami.